Iqbaal Ramadhan hingga Menteri Sri Mulyani Puji Film Aruna dan Lidahnya

Jakarta: Film Aruna dan Lidahnya mendapat banyak tanggapan positif, di antaranya Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEKraf) Indonesia Triawan Munaf dan Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani.

“Tidak ada cara berpromosi lebih efektif untuk mengangkat film dan kuliner selain melalui film itu sendiri. Film ini melakukannya dengan renyah dan berselera tinggi,” kata Triawan Munaf dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id.

Aruna dan Lidahnya diadaptasi lepas dari novel karya Laksmi Pamuntjak oleh sutradara Edwin di bawah bendera Palari Films. Film ini mengangkat perjalanan Aruna, ahli unggas yang mendapat tugas lapangan di beberapa kota. Kesempatan ini digunakan Aruna (Dian Sastrowardoyo) mengajak dua sahabatnya, Nad (Hannah Al Rashid) dan Bono (Nicholas Saputra) bersama mantan rekan kerja Aruna, Farish (Oka Antara) dalam perjalanan menikmati kuliner khas nusantara di Surabaya, Pamekasan, Pontianak dan Singkawang.

Selaras dengan Triawan, Sri Mulyani tertarik dengan sajian film yang sekaligus mempromosikan kuliner Indonesia. Dia juga memuji akting dari empat pemain utamanya.

“Saya benar-benar menyukai cara film ini menampilkan kehidupan sehari-hari tapi mempunyai kedalaman cerita. Saya suka sekali aktingnya Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra, Hannah Al Rashid dan Oka Antara. Saya rasa mereka bisa memberikan banyak sekali pelajaran tanpa harus menggurui. Bicara tentang lidahnya, kuliner Indonesia luar biasa.”

“Saya harap banyak masyarakat dapat menonton film Aruna dan Lidahnya. Ini adalah cerita tentang kita, tentang kekayaan budaya kita, tentang diri kita, tentang perasaan kita, tentang cara kita bergaul, tentang banyak sekali kekayaan dari kuliner Indonesia yang banyak sekali bahkan kita tidak tahu,” papar Sri Mulyani.

Tidak hanya dari kalangan pemerintah, pujian turut diberikan oleh kalangan aktor seperti Reza Rahadian dan Iqbaal Ramadhan.

“Suka banget filmnya, tidak melodramatis, semuanya sangat mulus, perjalanan cerita mereka berempat, saya sih happy banget nontonnya, to be honest. Saya berharap orang-orang akan berbondong nonton film ini, karena bukan hanya kulinernya yang menarik, itu sudah pasti, tapi perjalanan cerita mereka juga menarik. Mudah dicerna dan saya yakin banget banyak orang relate sama film ini,” kata Reza.

All I can say is this is a wonderful movie. Film ini disajikan seringan mungkin. Bikin kita ingin nonton dua tiga kali. Chemistry antar pemainnya tidak usah diragukan lagi. Setelah nonton film ini tidak cuma bahagia, tapi ada sesuatu yang bisa dibawa pulang. Aruna dan Lidahnya adalah satu paket yang utuh. Top notch!” kata Iqbaal.

Aruna dan Lidahnya mulai tayang di bioskop 27 September 2018.

(ELG)